Golkar Ikhlas Wakafkan Jusuf Kalla Sebagai Capres

June 11th, 2009 | 16:17

gandung

Partai Golkar dengan ikhlas mewakafkan Jusuf Kalla sebagai capres tanpa syarat apapun karena Jusuf Kalla tidak hanya milik Partai Golkar tapi milik seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut itu dikatakan Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman hari (11/6) dalam kampanye dialogis JK-WIN di Jogja.
Gandung Pardiman mempersilakan masyarakat untuk memilih pasangan JK-WIN karena dengan memilih dan memenangkan JK-WIN
berarti memenangkan kaum Pekerja, PNS, dan tentara Indonesia yang saat ini kolaps.
Menurut dia, saat ini hanya ada 2 pemimpin sipil yang memperhatikan kondisi TNI yaitu Soekarno dan Jusuf Kalla yang walaupun bukan tentara tapi memperhatikan tentara sehingga berani meningkatkan anggaran menjadi 2% dalam APBN agar TNI kuat.
Dengan kemenangan yang diraih JK-WIN berarti kemenangan wong cilik karena JK selalu konsisten memperhatikan kehidupan wong cilik.
Kemenangan JK, kata dia, juga bukan kemenangan keluarga JK atau kemenangan lingkaran terdekat JK tapi kemenangan rakyat Indonesia. “Keluarga JK-WIN tidak mengiklankan diri tapi keluarga JK adalah keluarga Sakinah dan tidak perlu ditonjol-tonjolkan karena keluarga JK tahu tanggung jawab masing-masing.”
Dikatakannya, pasangan JK-WIN akan mengembangkan ekonomi dengan konstitusi yang jelas bukan dengan ekonomi jalan tengah yang akan menghasilkan hal-hal yang setengah-setengah juga. JK-WIN akan membangun sistem ekonomi berpihak rakyat dan UMKM dan tidak menggunakan teori ekonomi dalam rangka membela kebingungan.
Politik yang dikembangkan JK-WIN menurut dia adalah politik yang dijiwai dengan semangat Pancasila. Koalisi yang dilakukan JK-WIN selalu berpegang teguh Pancasila dan selalu ingat dan waspada agar tidak ada penumpang gelap yang terlihat seperti membela Pancasila. “Saat ini berkembang beberapa macam koalisi seperti koalisi saling tunjuk dengan menunjuk wakil masing-masing. Ada lagi koalisi main paksa yang belum juga menjadi presiden sudah membagi-bagi kekuasaan.”
Gandung Pardiman juga memuji beberapa partai politik seperti PBB, PPP dan PAN di DIY yang mendukung JK-WIN. “Parpol tersebut sudah tahu negara ini harus dipimpin oleh orang yang tawadu’.”
Gandung Pardiman menegaskan Jusuf Kalla bukanlah pemimpin dengan karakter seperti sosok enthit. Enthit adalah tokoh dengan postur tinggi besar dan mampu menebar pesona dari cerita legenda masyarakat yang selalu mengaku-aku hal-hal baik adalah karena perbuatan dirinya. Sementara hal-hal jelek tidak diakui. “Ke depan masyarakat tidak membutuhkan pemimpin yang tidak sportif tapi rakyat membutuhkan pemimpin yang jujur dan bermanfaat”.
(The Real Jogja/joe)


Share on Facebook

Category : BERITA JOGJA | 200 views
Tags : , , , ,

Leave a Reply