Dikaji, pembukaan jalur KA yang sudah mati

June 11th, 2009 | 16:54

jembatan-ka-krasakSepanjang 159.855 kilometer jalur rel kereta api (KA) di wilayah Daerah Operasional (Daop) VI DIY-Jateng sudah tidak berfungsi. Dari jumlah tersebut, beberapa rua jalur sedang disurvei untuk kemungkinan dihidupkan lagi.
Kepala Humas PT KAI DAOPS VI DIY-Jateng, Adi Suryatmini, Kamis (11/6) di Jogja, menjelaskan ratusan ribu jalur KA yang tidak berfungsi tersebut terletak di beberapa titik antara lain jalur Yogyakarta-Ambarawa (70 km), jalur Secang-Parakan (27.400 km), Yogyakarta-Palbapang (15.700 km), Gembulu-Kartasura (14 km), Purwosari-Boyolali (22 km) serta Wonogiri-Baturetno (17 km).


Share on Facebook

Category : BERITA JOGJA, EKONOMI BISNIS JOGJA, HEADLINE | 1,165 views
Tags : , ,

One Response to “Dikaji, pembukaan jalur KA yang sudah mati”

  1. ares says:

    lebih baik jalur yang mati diperbaiki dan digunakan lagi, dulu populasi dan perekomian tidak sedahsyat sekarang, kelak pasti sangat berguna, terutama dari sisi pariwisatanya pasti yahui…

Leave a Reply