DIY masuki provinsi berstruktur penduduk tua

May 29th, 2009 | 20:03

umumJogjaNews.Com

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memasuki kategori sebagai provinsi berstruktur penduduk tua karena jumlah penduduk lanjut usia di provinsi tersebut mencapai 12,48 persen, kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
“Hal itu sesuai dengan ketentuan dari Badan Kesehatan Dunia bahwa provinsi dengan jumlah penduduk lanjut usia lebih dari tujuh persen dikategorikan sebagai provinsi yang berstruktur penduduk tua,” atanya pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Yogyakarta, Jumat.
Dengan wilayah seluas 3.185,81 kilometer, katanya dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Sosial DIY Sulistya, Provinsi DIY memiliki jumlah penduduk 3.337.095 jiwa, dengan jumlah penduduk lanjut usia 389.347 jiwa.
Ia mengatakan, Hari Lanjut Usia Nasional setiap tahun selalu diperingati dan mendapat perhatian secara khusus karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat menghargai orang tua.
Selain itu, dalam membangun sistem kehidupan berbangsa dan bernegara, bangsa Indonesia selalu menekankan dan mengutamakan ikatan kekeluargaan berlandaskan nilai-nilai luhur keagamaan dan budaya yang menghargai peran dan kedudukan warga lanjut usia dalam keluarga maupun masyarakat.
Menurut dia, pada fase menjadi lanjut usia kualitas hampir di semua aspek mengalami penurunan. Kemampuan fisik dan mental menurun, sehingga mengakibatkan produktivitas menurun.
Karakteristik lanjut usia seperti itu memiliki implikasi sosial dan ekonomi yang berpengaruh terhadap pembangunan nasional.
Di sisi lain, penduduk lanjut usia telah melalui perjalanan hidup yang panjang, memiliki pengetahuan yang luas, dan kearifan yang dapat dimanfaatkan dalam pembangunan nasional.
Oleh karena itu, tema peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2009 yakni sehat, produktif, dan sejahtera syarat pembangunan sosial berkelanjutan sangat tepat jika dikaitkan dengan kondisi nyata bahwa lanjut usia tetap eksis dalam karya nyata untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi kemajuan bangsa dan negara.
“Karya nyata bisa dihasilkan dengan baik jika lanjut usia diberikan kebebasan untuk menggunakan haknya dan mendapat dukungan dari elemen bangsa dan segenap generasi yang dilandasi rasa saling percaya,” katanya.
Ia mengatakan, upaya meningkatkan kesejahteraan penduduk lanjut usia merupakan usaha mulia yang mudah terucap tetapi tidak mudah untuk dilaksanakan.
“Tidak mudah itu bukan berarti tidak mungkin dilaksanakan, tetapi perlu kesungguhan dan kerja keras untuk mewujudkannya. Kita harus menyadari bahwa setiap orang pada dasarnya akan menjadi lanjut usia,” katanya. (Mitra JogjaNews.Com)


Share on Facebook

Category : BERITA JOGJA | 322 views
Tags : , ,

Leave a Reply