Awasi bupati yang menjadi Jurkam
May 28th, 2009 | 17:03
Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) mendesak panitia pengawas pemilu (panwaslu) mewaspadai kemungkinan pejabat terutama bupati yang menjadi juru kampanye (jurkam) salah satu pasangan capres-cawapres menggunakan fasilitas negara.
“Kami juga mengingatkan kepada panwaslu untuk memperhatikan berbagai program dari pemerintah daerah yang ditujukan untuk mendukung salah satu pasangan capres-cawapres,” kata Ketua Divisi Kompartemen Peningkatan Kapasitas Anggota ADKASI Agus Effendi di Jogja, hari ini.
Ia mengatakan penggunaan fasilitas negara akan mudah diketahui, tetapi jika bupati menggunakan program-program pemerintah untuk mendukung salah satu kandidat, maka memerluka perhatian yang lebih, karena terkadang program tersebut melekat pada jabatan bupati.
“Penggunaan program-program yang anggarannya bersumber dari APBD sudah pernah terjadi saat pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009, namun untuk mengungkap penyelewengan program yang seharusnya murni untuk rakyat, sangat sulit,” katanya.
Menurut dia, masalah ini merupakan tugas berat bagi panwaslu kabupaten di seluruh
Indonesia, karena belum ada kasus yang diproses hukum dalam kasus pejabat yang terbukti menggunakan program pemerintah daerah untuk kepentingan kampanye.
“Bupati yang masuk salah satu tim sukses salah satu kandidat merupakan hak mereka, namun untuk efektifitas pemerintahan, harus ada penjadwalan yang jelas, kapan waktu berkampanye, kapan waktu memimpin pemerintahan daerah,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan menjelang pelaksanaan kampanye Pemilu Presiden 2009, pemerintah daerah disibukkan dengan berbagai kegiatan seperti pembahasan APBD Perubahan,
laporan pertanggunggjawaban Bupati 2008, dan juga persiapan pembahasan APBD 2010.
“Jika bupati sibuk dalam berkampanye untuk salah satu pasangan capres-cawapres, maka berbagai agenda yang mendesak untuk dibahas dengan DPRD akan molor, sehingga rakyat dirugikan,” katanya. (Mitra JogjaNews.Com)
Share on Facebook
Tweet
Category : BERITA JOGJA | 79 views
Tags : berita, bupati, Jogja, jurkam, pemilu











